Team Program 'Masjid Gaharu' Kota Depok

1.Ganif Aswoko , email: aswokoganif@gmail.com



2.Taqyuddin SSi MHum , email: taqygeo@gmail.com




Sabtu, Juni 20, 2009

Pelatihan Budidaya Gaharu

Budidaya gaharu saat ini memang belum banyak dipahami bagi sebagian masyarakat Indonesia. Mulai bagaimana pemilihan bibit yang baik, perawatan, pemupukan dan pemberian serum unyuk membantu proses pembentukan gaharu, sampai bagaimana cara panen gaharu. Hanya sedikit masyarakat kita yang memahami, demikian yang disampaikan Ganif Aswoko disela-sela obrolan santai kami di Sawangan Permai, 20 Juni 2009.

Bertujuan memberikan pemahaman tersebut, Universitas Indonesia, dengan beberapa ahli gaharu berencana mengadakan Pelatihan Budidaya Gaharu, pada bulan Agustus 2009.

Ketentuan dan persyaratan peserta Pelatihan:
1. Pelatihan diadakan selama 2 hari, sehari teori, sehari terjun ke lapangan
2. Materi meliputi: Pembibitan, Penyuntikan serum dan tata cara panen
3. Investasi 2,5 juta per peserta
4. Minimal peserta 10 orang

Peminat diharapkan bisa menghubungi via email:
1.Ganif Aswoko , ganifaswoko@yahoo.com atau
2.Taqyuddin SSi MHum , taqygeo@gmail.com

Rabu, Juni 17, 2009

Manfaat Gaharu

Sampai saat ini, pemanfaatan gaharu masih dalam bentuk bahan baku (kayu bulatan, cacahan, bubuk,atau fosil kayu yang sudah terkubur. Setiap bentuk produk gaharu tersebut mempunyai bentuk dan sifat yang berbeda. Gaharu mempunyai kandungan resin atau damar wangi yang mengeluarkan aroma dengan keharuman yang khas. Dari aromanya itu yang sangat popular bahkan sangat disukai oleh masyarakat negara-negara di Timur Tengah, Saudi Arabia, Uni Emirat, Yaman, Oman, daratan Cina, Korea, dan Jepang sehingga dibutuhkan sebagai bahan baku industri parfum, obat-obatan, kosmetika, dupa, dan pengawet berbagai jenis asesoris serta untuk keperluan kegiatan keagamaan, gaharu sudah lama diakrabi bagi pemeluk agama Budha, dan Hindu.

Dengan seiringnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi industri, gaharu bukan hanya berguna sebagai bahan untuk industri wangi-wangian saja, tetapi juga secara klinis dapat dimanfaatkan sebagai obat.
Gaharu bisa dipakai sebagai obat: anti asmatik, anti mikroba, stimulant kerja syaraf dan pencernaan ,obat sakit perut, perangsang nafsu birahi, penghilang rasa sakit, kanker, diare, tersedak, tumor paru-paru, obat tumor usus ,penghilang stress, gangguan ginjal, asma, hepatitis, sirosis, dan untuk kosmetik (perawatan wajah dan menghaluskan kulit).

dari beberapa sumber.

Sabtu, Mei 23, 2009

Panen Gaharu

Bulan April 2009 yang lalu, di kebun gaharu milik Bapak Jonhy Wangko di Sukabumi Jawa Barat, telah dilakukan panen gaharu. Gaharu yang dipanen berumur 8 tahun, 3 tahun setelah penyuntikan serum. Panen disaksikan oleh Dr. Ir. Faisal Salampessy, SH. Dipl. Int, selaku Sekjen ASGARIN dan juga perwakilan dari Litbang Deartemen Kehutanan.
Dari Panen kali ini, diperoleh hasil gaharu kira-kira 60 kg/batang gaharu kering, dengan harga jual bervariasi sesuai kwalitas, yaitu Rp. 500.000 per kg, 3 juta/kg dan 6 juta /kg.

Pada hari Jumat, tgl 22 Mei 2009, di Jakarta, Bapak Ganif Aswoko, Ketua DMI Kota Depok, Bapak Taqyuddin SSi MHum, dari Universitas Indonesia, bapak Jonhy Wangko sebagai pelopor budidaya gaharu dan Dr. Ir. Faisal Salampessy, SH. Dipl. Int, Sekjen ASGARIN bertemu untuk menentukan langkah langkah yang akan dilakukan guna mensukseskan program budidaya gaharu di Indonesia.

Dalam waktu dekat diharapkan Universitas Indonesia bisa mengadakan semacam forum diskusi atau seminar bertaraf internasional, membahas tentang budidaya gaharu di Indonesia. Dengan harapan masyarakat Indonesia lebih paham dan ikut mensukseskan budidaya gaharu. Menurut Ganif Aswoko, budidaya gaharu Indonesia sebenarnya lebih maju daripada negara lain seperti Vietnam, India dan Malaysia.

Dalam kesempatan sebelumnya, bapak Salampessy dan Bapak Tarmizi Taher (Ketua DMI Pusat) sepakat untuk mengembangkan budidaya gaharu melalui jalur masjid di seluruh Indonesia.

Masyarakt yang ingin menanam gaharu tidak perlu kawatir tentang penjualan gaharu hasil panen nanti, karena ASGARIN akan menampung gaharu dari seluruh Indonesia, dengan harga sesuai kwalitas/standard mutu.